Landscape Design of Aruman Street as a Sustainable Green Corridor Alternative Route in Cimahi City

Main Article Content

Zulvita Amanda
Ina Winiastuti Hutriani

Abstract

Cimahi City, as a buffer zone of the Bandung metropolitan area, faces increasing urbanization pressures that burden transportation infrastructure. Pesantren Road, a major access route in northern Cimahi, experiences overcapacity, inadequate pedestrian and cycling facilities, and environmental degradation due to pollution and limited green space. This condition requires an alternative route integrating ecological, mobility, and aesthetic functions. However, studies on integrated green corridors incorporating micro-transportation, stormwater management, and thermal comfort in metropolitan buffer zones remain limited. This study aims to design a Sustainable Green Corridor Alternative Route (JAKHB) on Aruman Road, Cimahi. The method adapts LaGro through site surveys, literature reviews, comprehensive potential-constraint analysis of physical, environmental, and social aspects, and concept development. Descriptive-qualitative analysis examines road capacity, green space, accessibility, and materials. Results show that the 700-meter road can be optimized through local shade vegetation, permeable pedestrian paths, and biopores for rainwater management. The concept applies a minimum 30% green space, universal accessibility, and eco-friendly materials. The findings demonstrate that landscape, infrastructure, and ecology can be synergized within one corridor, addressing the research gap on integrated green corridors and providing an applicable model for densely built urban areas in Indonesia.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Landscape Design of Aruman Street as a Sustainable Green Corridor Alternative Route in Cimahi City. (2026). Archvisual: Jurnal Arsitektur Dan Perencanaan, 6(1), 37-46. https://doi.org/10.55300/j5he7q62

References

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Kota Cimahi.

[Kemen ATR/KBPN] Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. (2022). Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau

(RTH)

Aguspriyanti, C. D. (2021). Green corridors: Potensi peningkatan ruang terbuka hijau publik ramah di kota padat (Studi kasus Kota Malang) [Green corridors: Potential for enhancing friendly public green open spaces in dense cities (Case study of Malang City)]. Jurnal Arsitektur Zonasi, 4(2), 234–245. https://doi.org/10.17509/jaz.v4i2.33439 DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v4i2.33439

Ali, M. S., Hutriani, I. W., Idris, A. W., Amanda, Z., Hetharia, B. J., & Wistoro, L. A. (2025). Evaluasi Peningkatan Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kota dengan Indeks Hijau Biru Indonesia di Kota Bandar Lampung. Jurnal Lanskap Indonesia, 17(2), 222-229. https://doi.org/10.29244/jli.v17i2.61412 DOI: https://doi.org/10.29244/jli.v17i2.61412

Amanda, Z., Fadillah, R., & Ali, M. S. (2024). Analysis of the availability and identification of public green open spaces in GKU 1 and GKU 2 at Institut Teknologi Sumatera Campus. Journal of Science and Applicative Technology, 8(1), 54–60. https://journal.itera.ac.id/index.php/jsat/ DOI: https://doi.org/10.35472/jsat.v8i1.1744

Annisa., Ridhani, M. Y. (2024). Kualitas Elemen Fisik Ruang Publik pada Koridor Komersial Pasar Sudimampir Kota Banjarmasin. Archvisual: Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, 3 (2), 88-100. https://doi.org/10.55300/1k5j6m69. DOI: https://doi.org/10.55300/1k5j6m69

Calderón-Argelich, A., Anguelovski, I., Connolly, J. J. T., & Baró, F (2023) Greening Plans as (re)Presentation of the City: Toward an Inclusive and Gender-Sensitive Approach to Urban Greenspaces, Urban Forestry and Urban Greening, vol. 86. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2023.127984. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ufug.2023.127984

Dahlan MZ, Faisal B, Chaeriyah S, Hutriani IW, Amelia M. (2022). A New Urban Greening Scheme Approach: Increasing Quantity and Quality of Urban Green Space. IOP Conferences Series: Earth and Environmental Science 1092 (2022): 012010. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1092/1/012010 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/1092/1/012010

Damayanti, V. (2019). Potensi Pengembangan Infrastruktur Hijau dalam upaya Mewujudkan Cimahi Sebagai Kota Hijau Berkelanjutan. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, (7) 2, 233 - 243. DOI: https://doi.org/10.29313/ethos.v7i2.4560

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Surat Edaran Direktur Jenderal Nomor /SE/Db/2023 tentang Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. Jakarta: Kementerian PUPR.

Edar A.N., Wahyuni A., Hardyanti G. (2023). Analisis Konsep Green Corridor Walkability Jalur Pejalan Kaki Terhadap Kenyamanan Pengguna (Studi Kasus: Kawasan Pantai Losari Makassar). Tesa Arsitektur, (21) 2, 109-118. DOI: https://doi.org/10.24167/tesa.v21i2.11132

Febiola MF, Soelistyari HT, Alfian R. (2024). Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau Publik pada Taman Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Jurnal Lanskap Indonesia 16(2): 154-160. https://doi.org/10.29244/jli.v16i2.50231 DOI: https://doi.org/10.29244/jli.v16i2.50231

Fujilestari, N. A., Rochaeni, Atik., & Khasanah, M. (2024). Implementasi Kebijakan Alih Fungsi Lahan Resapan Air Menjadi Pemukiman di Kawasan Bandung Utara (Kelurahan Cipageran Dan Kelurahan Citeureup). Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 10(2), 432–444. https://doi.org/10.25157/moderat.v10i2.3871 DOI: https://doi.org/10.25157/moderat.v10i2.3871

Hutriani I. W., Ali M. S., & Amanda Z. (2024). Implementasi Prinsip Green Hospital pada Desain Lanskap Gerbang Masuk RSD DR A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung . Jurnal Lanskap Indonesia, 16(1), 69-76. https://doi.org/10.29244/jli.v16i1.48547 DOI: https://doi.org/10.29244/jli.v16i1.48547

LaGro, J.A. (2013). Site Analysis: Informing Context-Sensitive and Sustainable Site Planning and Design (3th ed.). New Jersey: Wiley & Sons.

Lestari, G.P. (2024). Manajemen Penataan Ruang Terbuka Hijau pada Koridor Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar. Tesis : Program Studi Manajemen Perkotaan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar

Mansyur, J., et al. (2025). Ekologi Taman Kota: Fungsi dan Peranannya. Yayasan Kita Menulis.

Pemerintah Kota Cimahi. (2024). Peraturan

Daerah Kota Cimahi Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Cimahi Tahun 2024-2044. Pemerintah Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat.

Pratiwi, A. R., et al. (2025). Ruang, alam, dan identitas: Menjembatani budaya dan ekologi di kota. Yayasan Kita Menulis.

Rahmadini, I., Anggara, A., Margareth Aror, S. (2024). Menciptakan Ruang Terbuka Hijau dengan Persepsi Keamanan sebagai Elemen Inklusif. (2024). Archvisual: Jurnal Arsitektur Dan Perencanaan, 4(1), 19-32. https://doi.org/10.55300/r756bx17 DOI: https://doi.org/10.55300/r756bx17

Septiantoro R, Zain AFM, Pribadi DO. (2025). Analisis Nilai Kehijauan berdasarkan Pengukuran Komputasi dan Persepsi Manusia pada Ruang Terbuka Hijau di Pekanbaru, Riau. Jurnal Lanskap Indonesia 17(1): 90-101.

https://doi.org/10.29244/jli.v17i1.57392 DOI: https://doi.org/10.29244/jli.v17i1.57392

SUD Forum Indonesia. (2013). Kota Indonesia Berkelanjutan untuk Semua Kompilasi 5 Tahun Perjalanan SUD-FI. Jakarta Selatan : Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Penataan Ruang & SUD Forum Indonesia.

Syahputri, J. et al. (2023). Dampak Polusi Udara dari Sektor Transportasi terhadap Kesehatan di Indonesia. Jakarta : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Syahron, N. (2021). Penataan Koridor Jalan Jendral Sudirman Kabupaten Pinrang dengan Pendekatan Arsitektur Humanis [Tugas Akhir]. Universitas Fajar, Makassar.

Taran, Agustinus Fuan Suban.,&Budiharjo, Rachmat (2023) Pemetaan Pola Perilaku Pengguna Koridor Kampung Sebagai Ruang Publik Pada Kampung Sosrowijayan Wetan, Yogyakarta, Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Dan Arsitektur, no. 1, pp. 39–52.

Widyanti R, Nasrullah N, Sulistyantara B. (2025). Analisis Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dengan Prioritas Tertinggi untuk Mencegah Urban Heat Island pada Lanskap Kota Depok, Jawa Barat. Jurnal Lanskap Indonesia 17(1): 43-49. https://doi.org/10.29244/jli.v17i1.55897 DOI: https://doi.org/10.29244/jli.v17i1.55897

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.